ads here

Tewasnya Sang Adik Ketika Gadis Ini Sedang Live Instagram

advertise here
Tewasnya Sang Adik Ketika Gadis Ini Sedang Live Instagram

Eksis di media sosial boleh-boleh  saja, tapi ingat jangan sampai membahayakan diri sendiri bahkan orang lain seperti yang dialami oleh Obdulia Sanchez. Gadis berusia 18 tahun asal California, Negeri Paman Sam, ini live Instagram saat sedang menyetir mobil hingga kecelakaan.

Dalam video yang ditayangkan secara langsung di akun Instagram Obdulia Sanchez ini, terlihat bagaimana mobil yang dia kendarai hingga kecelakaan. Suara teriakan terdengar bersahutan. Sang adik yang bernama Jacqueline terlempar dari mobil tersebut. Saat hendak keluar dari mobil, Sanchez tidak menghentikan live Instagram miliknya.


Obdulia Sanchez tetap merekam tubuh Jacqueline yang tergeletak di rumput. Sanchez mengoyang-goyang tubuh sang adik Jacqueline dan mencium pipinya. Sanchez teriak meminta sang adik bangun.

"Jacqueline, bangunlah. Aku membunuh adikku. Aku tahu aku akan masuk penjara. Aku cinta adikku," ujar Obdulia Sanchez.

Tayangan langsung itu pun berakhir saat Sanchez berlutut di samping tubuh adiknya yang tergeletak. "Bangun adikku sayang. Aku minta maaf, aku tidak pernah berniat membunuhmu," ujarnya.

Seperti dilansir dari pada CNN, Selasa (25/7/2017), pada rekaman video tersebut sudah sempat disebarkan di situs jejaring Facebook lalu menjadi viral. Pihak Instagram sendiri mengaku berusaha untuk menghentikan tayangan langsung itu begitu mendapat banyak laporan.

Polisi kemudian menyelidiki kejadian ini. Polisi mengatakan mobil yang dikendarai Sanchez membelok dari jalan utama lalu masuk ke jalur yang berlawanan. Akhirnya mobil yang dikendarainya lalu melewati pagar kawat berduri dan terbalik.

Sanchez kini dijerat dengan tuduhan mengemudi di bawah pengaruh obat-obatan dan pembunuhan. Sang ayah pun mengatakan Obduia Sanchez merasa sangat bersalah.

"Saya yakin dia tidak paham dengan apa yang dia telah lakukan. Dia sadar bahwa yang dia lakukan adalah salah dan dia merasa sangat buruk karena membunuh adiknya sendiri," ujar sang ayah, Nicandro Sanchez.
BERIKAN KOMENTAR ()