ads here

Bikin Kaget, 3 Eksperimen Lucu Yang Dilakukan Para Ilmuwan

advertise here
Bikin Kaget, 3 Eksperimen Lucu Yang Dilakukan Para Ilmuwan

Eksperimen Lucu Yang Dilakukan Para Ilmuwan - Mendengar kata ilmuwan pasti kamu membayangkan seorang sosok yang sangat pandai dan cerdas. Para ilmuwan biasanya sering melakukan penelitian untuk perkembangan ilmu pegetahuan yang dapat bermanfaat bagi manusia.

Tapi, tidak semua para ilmuwan sukses melakukan penelitian. Ada beberapa peneliti yang ternyata sering gagal membuat penelitian, bahkan nampak sangat tak masuk akal dan sangat bodoh.

Berikut 4 penelitian para ilmuwan yang bikin tertawa terbahak - bahak dan dapat mengocok perut.

1. Penelitian membenturkan kepala sangat berbahaya bagi manusia.

Bikin Kaget, 3 Eksperimen Lucu Yang Dilakukan Para Ilmuwan

Dua ilmuwan yang berasal dari University of New South Wales, Australia, sangat tertantang pada resiko yang terjadi dari aktifitas membenturkan kepala.

Hasil dari penelitian itu adalah mengungkapkan bahwa akibat dari membenturkan kepala akan membuat cedera ringan pada kepala dan leher.

Sepertinya tanpa dilakukan penelitian pun, semua orang pun sudah tahu bahwa tindakan membenturkan kepala sangat berbahaya bagi manusia.


2. Tikus bisa membedakan bahasa

Bikin Kaget, 3 Eksperimen Lucu Yang Dilakukan Para Ilmuwan

Pada awal-awal tahun 2000an, si Juan Toro dan teman-teman peneliti ingin mengetahui bahwa tikus dan beberapa spesies jenis lain bisa membedakan kalimat dalam bahasa Jepang dan Belanda.

Eksperimen yang dilakukan adalah dengan memutarkan audio bahasa Jepang dan bahasa Belanda yang dibacakan dengan cara terbalik. Dengan melakukan uji coba itu, para peneliti tersebut menyimpulkan bahwa bahasa yang dibacakan secara terbalik akan membantu tikus membedakan bahasa.

Seharusnya, bahasa yang dibacakan secara langsung maupun terbalik tetap tidak akan dimengerti oleh tikus.


3. Pakai kaos kaki di balik sepatu akan menghindari terpeleset di lapisan es

Bikin Kaget, 3 Eksperimen Lucu Yang Dilakukan Para Ilmuwan

Sebuah eksperimen yang dilakukan oleh para ilmuwan yang berasal dari Selandia baru ingin mengetahui apakah memakai kaos kaki dibalik sepatu akan mengurangi traksi (terpeleset) saat sedang berada di atas es.

Setelah melakukan percobaan kepada 29 orang, hampir dua pertiga orang terjatuh di es. Para ilmuwan pun menemukan jawaban memakai kaos kaki di atas sepatu akan meningkatkan efek terpeleset.

Efek dari penelitian itu adalah para ilmuwan tersebut mendapat penghinaan dari sejumlah komunitas ilmuwan selama beberapa waktu.

Bagaimana menurut anda para pembaca FragmenID? Apakah penelitian-penelitian tersebut itu cukup menggelikan? 
BERIKAN KOMENTAR ()