ads here

Peran Pendidikan Terhadap Kemerdekaan Bangsa Indonesia

advertise here
Peran Pendidikan Terhadap Kemerdekaan Bangsa Indonesia

Sumber kekuatan manusia adalah pengetahuan. Manusia  dengan pengetahuannya mampu melakukan olah cipta sehingga mampu bertahan dalam masa yang terus maju dan berkembang. Dimulai pada masa kolonialisme sistem pendidikan di Indonesia mengalami banyak perubahan, lalu bagaimanakah sejarah perjalanan Indonesia dimasa lalu?

Pada masa kolonialisme Belanda, pendidikan tidak berlaku untuk semua kalangan dan dipisahkan berdasarkan golongan dan ras. Pendidikan pada saat itu lebih diutamakan untuk anak-anak Belanda sedangkan untuk anak-anak di Indonesia dibuat dengan kualitas yang lebih rendah.

Pendidikan bagi kaum pribumi berfungsi untuk menyediakan tenaga kerja murah yang sangat dibutuhkan oleh Belanda pada saat itu. Sarana pendidikan dibuat dengan biaya yang sangat rendah dengan pertimbangan kas yang terus habis karena berbagai masalah peperangan. Kesulitan keuangan Belanda akibat perang Diponegoro serta perang Belanda dan Belgia yang mengeluarkan biaya dan menelan banyak korban. Belanda kemudian mengeluarkan rencana agar pengeluaran buat peperangan dapat ditutupi dari negara jajahan seperti Indonesia. Kerja paksa dianggap sebagai cara yang paling ampuh untuk memperoleh penghasilan yang maksimal.

Rakyat jelata selalu menjadi bagian yang dirugikan karena menjadi tenaga ynag dibayar dengan sangat murah. Pada tahun 1899 terbit sebuah artikel oleh Van Deventer yang berjudul Hutang Kehormatan. Ia meminta agar pemerintah Belanda lebih memajukan kesejahteraan rakyat Indonesia. Pemikiran ini kemudian dikenal dengan Politik Etis atau Politik Balas Budi. Pemikiran ini merupakan kritik terhadap politik kerja paksa. Kebijakan politik etis terangkum dalam program Trias Van Deventer yaitu Irigasi, Transmigrasi, dan Edukasi.

Kebijakan Irigasi bertujuan untuk membangun dan memperbaiki pengairan-pengairan dan bendungan untuk keperluan pertanian. Kebijakan Transmigrasi bertujuan untuk mengajak penduduk melakukan bertransmigrasi mencari peluang baru di daerah lain. Sementara kebijakan Edukasi bertujuan memperluas dalam bidang pengajaran dan pendidikan.

Kebijakan pertama dan kedua disalahgunakan Belanda dengan membangun irigasi hanya untuk perkebunan-perkebunan Belanda, dan transmigrasi dilakukan dengan memindahkan penduduk ke daerah p-erkebunan Belanda untuk dijadikan pekerja rodi. Hanya kebijakan edukasi yang berarti bagi bangsa Indonesia. Sejak dijalakannya politik etis, terjadi kemajuan yang sangat pesat dalam bidang pendidikan selama beberapa dekade. Pendidikan yang berorientasi barat ini masih tebilang terbatas untuk beberapa golongan saja. Antara lain anak-anak Indonesia yang orang tuanya adalah pegawai pemeritah Belanda, yang membuat terciptanya golongan terdidik baru.

Golongan baru inilah yang merintis kemerdekaan di bidang pendidikan. Tokoh-tokoh pendidik pada masa itu seperti Ki Hajar Dewantara dengan Taman Siswa-nya, lalu K.H Ahmad Dahlan dengan Muhammadiyah-nya. Kesemuanya itu berutujuan agar anak-anak Indonesia bisa mandiri dengan jiwa merdekanya.

Jepang masuk ke Indonesia pada tahun 1942, yang pada saat itu terjadi perang dunia sehingga berimbas pada pemerintahan Jepang yang bersifat militeristik. Pendidikan semakin menyedihkan dan diselenggarakan hanya untuk menyediakan pekerja Romusha dan prajurit perang. Pelajar harus mengikuti pelatihan fisik dan latihan kemiliteran yang ketat. Meskipun demikian, ada beberapa segi positif dari penjajahan Jepang di Indonesia pada bidang pendidikan.

Jepang telah menghapuskan sistem pendidikan berdasarkan golongan ras dan menggantikannya dengan pendidikan yang merata bagi semua orang. Selain itu, pemakaian bahasa Indonesia secara luas diinstruksikan oleh Jepang untuk dipakai di lembaga-lembaga pendidikan. Hal ini semakin mempermudah bangsa Indonesia untuk mewujudkan kemerdekaannya.

Pada tanggal 17 Agustus 1945, pada saat itu bangsa Indonesia dibawah pimpinan Ir. Soekarno dan Muh. Hatta. Cita-cita bangsa Indonesia menjadi kenyataan ketika kemerdekaan diproklamasikan kepada dunia.

BERIKAN KOMENTAR ()